11.PUNK SEJAK DINI BERSAMA SAKINAH MAWADDAH WARAHMAH DAN SUKSES LANCAR
REJEKI DIDAMPINGI OLEH SUKATANI
Pertunjukan ini adalah sebuah konsep musik punk yang diajarkan sejak dini oleh punggawa musik
punk masa kini. Ditampilkan oleh grup musik Sakinah Mawaddah Warahmah yang merupakan
band punk beranggotakan Zea yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) yang tampil bersama
keluarganya yaitu Ayah, Ibu dan Pamannya dalam grup musik ini. Sukses Lancar Rezeki yang
merupakan band Punk SMA asal Bekasi yang belakangan populer melalui album Bisa Meledak.
Pertunjukan ini akan dipimpin oleh Sukatani yang merupakan seorang guru dan petani asal
Purbalingga yang telah merilis Gelap Gempita. Pertunjukan ini akan menjadi istimewa karena
menghadirkan regenerasi punk masa kini dari usia muda hingga dewasa.
12.REALITY CLUB X PHUM VIPHURIT
Untuk pertama kalinya Reality Club band asal Jakarta, berkolaborasi dengan Phum Viphurit
musisi asal Bangkok – Thailand pemilik lagu “Lover Boy”. Pertemuan mereka berawal saat Reality
Club didapuk menjadi band pembuka ketika Phum Viphurit menggelar konsersolo di Jakarta pada
tahun 2019. Momen dan waktu berselang rupanya mereka saling mengagumi satu sama lain,
terekam di beberapa wawancara dengan media, Phum Viphurit kerap menyampaikan
kekagumannya terhadap Reality Club.
Kolaborasi ini membawa semangat Synchronize Fest membawa narasi lokal menuju kancah
global melalui berbagai format pertunjukan. Arah ini membuka ruang bagi pertukaran kreatif,
kolaborasi regional, dan dialog artistik lintas negara menjadikannya momen yang tepat untuk
menghadirkan kolaborasi penting antara Reality Club dan Phum Viphurit.
13.RIZKY FEBIAN & MAHALINI
Menyatukan dua sejoli dalam satu panggung, pasangan suami-istri penyanyi terpopuler masa
kini Rizky Febian & Mahalini akan membawakan hits lagu cinta duet terbaik Indonesia di
Synchronize Fest 2026. Penampilan ini akan menjadi istimewa karena pasangan ini membawa
konsep panggung yang megah dengan pilihan musik cinta terbaik yang dapat membuat siapapun
terhanyut. Rizky Febian sendiri telah eksis di dunia musik sejak 2015 dengan meledaknya single
“Kesempurnaan Cinta” dan telah merilis dua album, Jejak dan Berona. Sedangkan Mahalini
adalah 5 besar jebolan pencarian bakat “Indonesian Idol” musim kesepuluh yang telah merilis
dua album yang bertajuk Fábula dan Koma. Keduanya kini telah menjadi sepasang suami-istri
sejak Desember 2024 lalu.
14.SATELIT (RRAG, STARRDUCC, TELLY BLUE, THE BASEMENT DRY)
Terinspirasi dari julukan “Bogor Kota Satelit”, pertunjukan Satelit merupakan perayaan
regenerasi skena musik indie pop kota Bogor yang terjadi beberapa tahun belakangan ini. Nama-
nama seperti The Jansen, Texpack, dan Swellow yang sebelumnya telah mengharumkan Kota
Bogor kini perjalanan mereka diramaikan dengan generasi-generasi baru; Rrag, Starducc, Telly
Blue, dan The Basement Dry yang akan membawakan pertunjukan Satelit pada panggung
Synchronize Fest 2026. Rrag merupakan band indie-rock yang telah merilis satu album studio Langit pada tahun 2025
dan EP Eter pada tahun 2019 silam. Starrducc merupakan grup musik indie pop asal Bogor,
Indonesia, yang terbentuk akhir 2022 membawakan musik dengan nuansa jangly pop dan
sentuhan jazz yang halus, Starrducc telah merilis 3 rangakaian EP; Starrduc, Starrducc II, dan
Starrducc III. Telly Blue unit Indie Rock/Grunge asal Bogor yang lahir dari komunitas skateboard
yang telah merilis EP Demo Live berjudul This Discography is Crap, Odd, and Sucks pada tahun
Serta The Basement Dry merupakan band indie-rock asal Bogor yang telah merilis EP
bertajuk Statement pada tahun 2023 silam dan baru saja merilis dua single bertajuk “Miles” dan
“Karam” pada 2025.
15.SERINGAI
Setelah kepergian sang gitaris Ricky Siahaan; Arian Arifin, Sammy Bramantyo dan Edy Khemod
bangkit kembali dengan merilis album keempat mereka yang bertajuk IV: Anastasis. Meskipun
kepergian Sang Riffmeister sempat membuat Seringai beristirahat sejenak, kini Seringai siap
kembali menggetarkan panggung musik dengan formasi terbaru mereka yaitu dengan hadirnya
Angga Kusuma (Collapse Leipzig) dan Darma Respati (Negatifa, Stride) sebagai gitaris pada format
live.

