Jakarta, 22 Mei 2026 – Setelah lebih dari satu dekade menghadirkan konser internasional dan pengalaman hiburan berskala besar bagi masyarakat Indonesia, PK Entertainment Group memasuki babak baru dengan memperluas bisnisnya lebih dari live events ke sektor musik, film, strategic investment, dan creative partnership sebagai bagian dari visi jangka panjang untuk membentuk ekosistem kreatif Indonesia.
“Transformasi bisnis kami merupakan refleksi dari bagaimana perilaku konsumen di industri hiburan terus berkembang. Berbekal 11 tahun pengalaman dan pemahaman mendalam terhadap audiens, PK Entertainment Group kini bergerak melampaui peran sebagai penyelenggara konser dan event untuk menjadi salah satu penggerak dalam membangun infrastruktur ekonomi kreatif Indonesia. Kami ingin membangun ekosistem yang dapat tumbuh bersama konsumennya,” ujar Harry Sudarma, Co-Founder dan COO PK Entertainment Group.
Pertumbuhan Industri Hiburan dan Pentingnya Ekosistem Terintegrasi
Saat ini, populasi Asia Tenggara didominasi oleh generasi muda. Gen Z dan milenial pun semakin mengutamakan pengeluaran untuk pengalaman hiburan seperti konser dan festival dibandingkan dengan kepemilikan barang. Pasar live entertainment di Asia Tenggara diproyeksikan mencapai USD 770 juta pada 2028, dengan Indonesia sebagai salah satu pasar konser terbesar di regional.
Di saat yang sama, keterlibatan audiens juga terus berkembang di berbagai sektor kreatif lainnya. Di Indonesia, tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) industri perfilman sebesar 9,9%, didorong oleh film lokal yang kini menguasai 65% pangsa box office domestik. Selain menonton film, kebutuhan masyarakat terhadap interaksi langsung terus meningkat seiring dengan konsumen yang kini semakin memilih pengalaman offline dan imersif. Perubahan perilaku ini diproyeksikan akan mendorong pertumbuhan sektor experiential marketing di Asia Tenggara dari USD 1,2 miliar pada 2025 menjadi USD 3,8 miliar pada 2034.
Perkembangan ini membuka peluang bagi perusahaan hiburan untuk bergerak melampaui model bisnis single-format dan membangun ekosistem terintegrasi yang mampu menjangkau audiens melalui berbagai bentuk pengalaman budaya dan hiburan.

Perjalanan 11 Tahun PK Entertainment Group Membangun Ekosistem Kreatif Multi-Unit
PK Entertainment Group telah berkembang melampaui identitas sebagai event organizer. Ekosistem ini dibangun melalui sejumlah unit bisnis spesialis yang dirancang untuk mendukung berbagai sektor dalam industri hiburan.
PK Entertainment yang merupakan unit promotor konser internasional dari PK Entertainment Group telah menghadirkan lebih dari 30 konser kelas dunia kepada lebih dari 1 juta penonton di Indonesia. Mendukung ekosistem yang lebih luas, PK Events hadir sebagai unit event dan production service yang telah menangani lebih dari 500 brand dan entertainment experiences bersama lebih dari 40 perusahaan multinasional, termasuk Google, YouTube, Meta, dan Netflix.
PK Music dibentuk untuk memperkuat industri musik lokal melalui konser dan kegiatan bersama para artis, sekaligus mendukung musisi Indonesia membawa karya mereka dari panggung lokal menuju panggung global. Dalam dua tahun terakhir, PK Music telah menyelenggarakan lebih dari 50 event musik lokal dan kini mulai berekspansi ke Singapura dan Malaysia.
Sementara itu, PK Films hadir untuk mendukung cerita lokal melalui produksi dan pendanaan film. Setelah merilis lima judul film pada 2025, divisi ini menargetkan sepuluh proyek tambahan pada 2026. Di sisi lain, PK Capital berfokus mendukung generasi baru bisnis kreatif yang membentuk kultur dan komunitas anak muda, melalui kolaborasi dengan berbagai brand dan platform kreatif seperti LaLaLa Fest, Milli, Opium, dan Juice.
Bagi PK Entertainment Group, industri hiburan saat ini tidak lagi hanya soal pertunjukan atau produksi, tetapi tentang koneksi dan budaya yang terbentuk di sekitarnya.
“Kini audiens semakin mencari pengalaman yang personal, imersif, dan berbasis komunitas, maka kolaborasi menjadi cara paling relevan untuk menjangkau mereka di berbagai sektor hiburan. Mulai dari live entertainment, film, musik, hingga creative ventures. Kami percaya masa depan industri hiburan akan dimiliki oleh ekosistem, bukan bisnis yang berdiri sendiri,” ujar Peter Harjani, Founder dan CEO PK Entertainment Group.
Filosofi tersebut terus menjadi semangat utama dalam memperluas jaringan kolaborasi PK Entertainment Group, termasuk bersama Antara Suara, BASE Entertainment, Wahana Kreator, MVP Pictures, serta berbagai mitra dalam ekosistem venture PK Capital.
